27 Juli 2016, Pendaftaran Dan Tidur

Bukan salah orang lain atau salah orang rumah, tapi ini salah saya sendiri begadang hingga waktu subuh, lalu bersiap-siap untuk mendaftar tapi setelah mandi saya bukannya bersiap-siap malah ngipas mengeringkan badan sambil mengetik tulisan untuk postingan selanjutnya.

Rasa ngantuk mulai bertaburan di wajahku memeluk bantal guling dengan posisi handuk masih dikenakan, menutup mata perlahan namun pasti. Hingga akhirnya saya pun tidak tahu harus menulis apa saat ini.

Saya terbangun di jam 7 malam, saya berbaring kembali dan memukul kepala saya dan berkata dalam hati Kalau begini jadinya tidak akan pernah selesai itu Yah ini salah saya sendiri.

Menyadari kesalahan saya sendiri, saya masuk keruang tamu  solah-olah tidak pernah terjadi tapi saya yakin dalam hati Ibu saya berkata Tidak pergi lagi mendaftar kuliah seperti cambukan untukku walau ini hanya pemikiranku saja.

Sekian dan terima kasih.

26 Juli 2016, Masih Pendaftaran Kuliah

Saatnya untuk serius, tiga hari lagi pendaftarannya akan ditutup ini satu-satunya jalan agar saya bisa kuliah walau banyak jalan lainnya. Dari tahun kedua di SMA saya memang ingin kuliah ditempat itu. Jika ada yang berubah itu bukan saya namun keinginan oran tua. 

Bukannya saya tidak bisa berpendapat terhadap orang tua, melainkan saya tidak ingin jadi anak durhaka lagi atas pendapat saya yang tidak di setujui orang tua. Kalian yang pernah membantak orang tua atau membuat orang tua menangis pasti kalian tahu bagaimana rasanya, diselimuti kemarahan.

Hanya ini yang bisa saya lakukan untuk menutupi kedurhakaanku dengan berbakti kepada orang tua.

Besok saya akan mendaftar kuliah di STAIN Pare-pare mengambil jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam tapi sebenarnya jika dikampus itu punya jurusan Ilmu Alquran dan Tafsir saya akan masuk disitu. Keinginan saya ini diluar dari orang tua.

Sekian dan Terima kasih.

25 Juli 2016, Pak Ju' Ultah

Sudah lama saya tidak kepondok DDI Takkalasi, mungkin sudah lima bulan terlalu sibuk dengan tulisan. Saya hanya bisa memantaunya dari sosial media. Sama halnya dengan hari ini, notifakasi dari facebook membuat saya penasaran dengan isinya. Ternyata hanya pemberitahuan yang ultah toh.

Saya scroll kebawah ada satu nama yang menarik perhatian saya.

Juhri Bungas Al Banjary

Untuk yang belum kenal dengan beliau silahkan bertukar salam dengan beliau. Sopan banget tulisannya, kalau dulu keseharian saya sering memanggil beliau dengan panggilan Pak Ju'.

Tanggal 25 Juli ini beliau sedang bersyukur dengan umur yang diberikan kepada Allah, masih bisa menjalankan, mendirikan dan mengabdi atas Perintah-Nya. Beliau sekarang mengabdi dan mengajar di pondok pesantran DDI Takkalasi, Beliau mengajar Bahasa Inggris tingkat MTs. Selain itu beliau juga seorang seniman kaligrafi, seorang penulis, dan masih banyak lagi kelebihan dari Beliau. Pak Ju' sekarang telah menikah beberapa tahun lalu jadi untuk kalian yang ingin mencari suami seperti Beliau, ada banyak di pondok pesantren.

Banyak hal yang saya dapatkan dari beliau, termasuk juga pengalaman hidup saat saya masih merasakan bekas keterpurukan di tahun 2013. Beliau bisa seperti ini bukan karena beliau jenius, namun beliau pernah berkata ikuti prosesnya berarti jika Anda ingin seperti beliau atau melebih beliau ikuti prosesnya. Walau merasa jenuh ikuti saja pembelajarannya. Tanpa sadar setelah Anda lulus, Anda dapat merasakan sendiri.

Panjang umur Pak Ju' semoga yang di doakan terwujud, Sehat selalu, jangan terlalu sering marah Pak Ju' nanti sakit. :D

Terima kasih Pak Ju' atas didikannya selama ini. Teruntuk pondok juga.


Sekian dan terima kasih.